Rabu, 22 Juni 2022

Manfaat Jagung Buat Kesehatan

Selain nasi, jagung menjadi salah satu makanan pokok bagi masayarakat Indonesia. Makanan yang rasanya manis ini, bisa disaapabilan dalam beberapa bentuk olahan. Entah itu direbus, dibakar, alias dicampurkan dengan makanan lain untuk dijadikan lauk alias camilan. Tak hanya mengenyangkan perut Anda, nyatanya kandungan nutrisi jagung lumayan membeludak jadi memberbagi kegunaaan bagi kesehatan tubuh. Mau tahu apa saja khasiat serta kandungan gizinya? Berikut ulasan lengkapnya.

Manfaat Jagung Buat Kesehatan

Manfaat Jagung Buat Kesehatan

1. Menjaga kesehatan mata
Si kuning manis serta gurih ini kaya dengan vitamin C serta vitamin B. Vitamin C pada jagung memberi kegunaaan dalam menunjang pembetulan sel, menambah kekebalan tubuh, serta mempunyai sifat anti-penuaan. Sementara vitamin B berperan penting dalam pengolahan energi.

Luar biasanya lagi, walau mungkin terdengar mengejutkan, jagung adalah sumber pangan yang kaya bakal antioksidan dibanding tak sedikit biji-bijian sereal lainnya, semacam lutein, zeaxanthin, asam ferulat, serta beta-karoten.

Karotenoid (lutein, beta-karoten, serta zeaxanthin) dikenal bisa sanggup menunjang sistem imun tubuh serta telah memang sebagai vitamin yang penting untuk kesehatan mata. Tingginya kadar dua karotenoid ini dalam darah sangat terkait dengan penurunan risiko dari degenerasi makular serta katarak.

2. Mengandung gula yang aman untuk gula darah
Komposisi nutrisi mutlak jagung adalah karbohidrat, jadi tepat untuk makanan pokok. Tetapi tak semacam kandungan karbohidrat olahan dalam roti alias nasi putih yang cepat menguras energi, karbohidrat pada jagung memberbagi suplai energi yang stabil serta awet.

Ini sebab karbohidrat yang terkandung dalam jagung adalah tipe karbohidrat kompleks. Tidak hanya itu, jagung juga mengandung serat serta protein. Kombinasi ketiga nutrisi dalam jagung ini membikinnya lambat dicerna oleh tubuh.

Selain itu, ketiga nutrisi tersebut memberi kegunaaan untuk mengendalikan kadar gula darah, sebab serat memperlambat kecepatan tubuh memecah karbohidrat (glukosa) untuk dilepaskan ke dalam ajaran darah.

Meskipun kadar gula dalam buah ini tergolong tinggi (2 gram per 100 gram), buah ini bukanlah makanan dengan indeks glikemik tinggi. Itulah mengapa apabila Kamu makan buah ini dengan cara utuh, tak bakal menyebabkan gula darah Kamu melonjak dengan cara dramatis.

Sebaliknya, makan buah ini dalam jumlah sewajarnya telah memang berhubungan dengan kontrol gula darah yang lebih baik pada penderita diabetes.

3. Melindungi dari risiko penyakit jantung
Antioksidan berguna bagi kesehatan jantung sebab menolong menurunkan tekanan darah tinggi. Salah satu penelitian Food Science And Human Wellness, menyatakan bahwa jagung penting dalam melindungi sekaligus menurunkan hal risiko penyakit jantung.

Penyakit jantung serta hipertensi (tekanan darah tinggi) berkaitan satu sama lain. Ini sebab hipertensi adalah salah satu hal risiko penyakit jantung. Tekanan darah tinggi bisa memperberat kinerja jantung jadi dalam jangka panjang bisa memunculkan persoalan pada jantung.

Jadi, dengan mengonsumsi jagung serta tipe sayur lainnya, Kamu bisa memperoleh khasiat perlindungan pada jantung dari beberapa macam gangguan.

4. Menurunkan risiko kanker
Bagi Kamu pecinta berat jagung, tentu paham benar sensasi perut kenyang yang super memuaskan padahal hanya dengan memakan satu bonggolnya. Kegunaaan jagung yang membikin perut kenyang lebih lama ini berkah kandungan seratnya, yang bisa mencapai kurang lebih 2 gram per gram-nya.

Telah menjadi rahasia umum bahwa serat adalah salah satu nutrisi kunci untuk merawat sistem pencernaan. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa jagung bisa mendukung pertumbuhan bakteri ramah dalam usus besar serta bakteri merubahnya menjadi asam lemak rantai pendek, alias SCFA.

SCFA bisa menolong menurunkan risiko Kamu kepada tak sedikit gangguan pencernaan, tergolong risiko kanker usus. Kegunaaan jagung untuk sistem pencernaan juga mungkin datang dari sifat alaminya yang leluasa gluten.

Konsumsi gluten terkait dengan beragam gejala negatif, tergolong perut kembung, kram, diare, sembelit, sampai kelelahan serta persoalan kulit.

Bahkan, efek ini tak hanya terbatas timbul pada mereka yang punya penyakit Celiac alias alergi gluten saja. Ini membikin jagung alias tepung jagung sebagai pilihan yang baik untuk gandum alias makanan yang mengandung gluten lainnya.