Sabtu, 27 November 2021

Simak Tips Perawatan Muka Usia 30an

            Seiring bertambahnya usia, masalah seperti timbulnya flek, keriput, dan kulit wajah yang kering tidak bisa dihindari. Biasanya, tanda-tanda penuaan kulit diatas muncul ketika memasuki usia 30-an loh, ladies! Eits, tapi jangan khawatir, agar kulit wajah terlihat sehat dan awet muda, kamu bisa menerapkan pola hidup sehat dan merawatnya dengan tepat. Ada beberapa cara untuk merawat kulit wajah, salah satunya adalah rajin menggunakan eye cream anti aging lokal yang bisa membantu menyamarkan mata panda disekitar area mata. Apakah hanya menggunakan eye cream saja? Ada beberapa tips perawatan lainnya juga loh! Yuk, simak bersama.

Simak Tips Perawatan Muka Usia 30an

  1. Membersihkan Wajah

Pastinya kamu selalu melakukan hal ini, ladies. Membersihkan wajah merupakan hal yang pastinya juga sudah kamu lakukan dari remaja. Untuk usia 30an, pilih pembersih wajah yang sesuai dengan keadaan kulit kamu ya. Lalu, jangan terlalu sering membersihkan wajah. Usahakan membersihkan wajah cukup 2 kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore hari. Jika diperlukan, apabila kamu selesai melakukan aktifitas yang membuat kamu menghasilkan keringan berlebih.


  1. Menggunakan Pelembap.

Seiring bertambahnya usia, ternyata minyak alami (sebum) juga berkurang. Akibatnya bisa menjadikan kulit kering, sehingga garis-garis halus pada wajah pun muncul. Dengan rutin  menggunakan pelembap pada kulit wajahmu, bisa membantu mengurangi kerutan yang timbul dan menjadikan kulit wajah kamu menjadi lebih halus.


  1. Rutin Eksfoliasi

Ladies, mulai sekarang jangan lupa selalu mengeksfoliasi wajah, ya! Jika rutin kamu lakukan, kulit wajah kamu akan tampak awet muda dan terlihat glowing. Eksfoliasi berguna untuk mengangkat sel kulit mati pada kulit wajah sehingga wajah kamu bisa terlihat lebih mudah dan cerah. Lakukan eksfoliasi maksimal 2 kali dalam seminggu, jika terlalu sering akan menyebabkan iritasi pada kulit wajah. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan bagi yang baru mau mulai melakukan eksoliasi, coba mulai dari kadar yang paling rendah terlebih dahulu.

 

  1. Aplikasikan Sunscreen

Kegiatan kamu lebih sering terpapar sinar matahari? Yuk, mulai sekarang aplikasikan tabir surya! Paparan sinar matahari ternyata bisa menyebabkan pecahnya kolagen dan kerusakan jaringan kulit yang bisa menyebabkan bercak hitam dan keriput di kulit. Pilih stabir surya. Kamu bisa pilih tabir surya dengan kandungan SPF 30. Ulangi pemakaian setiap 2 jam sekali.


  1. Gunakan Produk Anti-Aging

Pada usia 30an, tambahkan rangkaian produk anti-aging ke dalam perawatan harian kulitmu. Pilihlan produk anti-aging mengandung retinol, yaitu senyawa turunan dari vitamin A yang bisa membantu meningkatkan produksi kolagen, meremajakan kulit, dan membuat kulit lebih bercahaya. Jika kamu sedang menggunakan retinol, usahakan tidak sedang berada di bawah paparan sinar matahari. Hindari juga penggunaan retinol ketika kamu sedang hamil ya, ladies.


  1. Gunakan Eye Cream

Tahukah kamu ternyata kulit yang berada di daerah sekitar mata ternyata lebih tipis? Hal inilah yang menyebabkan kulit sekitar area mata cenderung lebih terlihat ketika timbul garis-garis halus. Jika selama ini kamu belum menggunakan krim mata, kamu bisa mulai dari sekarang untuk mencoba menggunakannya.

By the way, kamu tidak usah bingung kalau mau mencari produk eye cream atau krim mata. Kamu bisa pilih krim mata Joylab. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa kunjungi market place kesayangan kamu! Semoga artikel ini bisa jadi acuan perawatan kulit wajah kamu ya, ladies!

Jumat, 19 November 2021

Kenali Ciri-ciri Motor Kamu Harus Ganti Oli

            Bentuk perawatan pada kendaraan bermotor salah satunya adalah mengganti oli. Dengan mengganti oli pada motor kesayangan kamu, tidak hanya membuat umur mesin menjadi lebih panjang, bahkan bisa membuat kinerja mesin lebih optimal. Adanya perbedaan dalam waktu mengganti oli yaitu pada buku petunjuk manual, kamu harus mengganti oli setelah kamu menempuh 2.000-3.000 km, sedangkan rujukan dari bengkel resmi, kamu harus mengganti oli sekitar 30 hari setelah pemakaian. Pergantian oli bukan hanya masalah jarak tempuh. Ternyata kondisi jalanan dan cara berkendara juga mempengaruhinya loh! Selain itu, ganti oli kamu dengan oli berkualitas Idemitsu,ya. Sebelum itu, mari kita bahas ciri-ciri motor kamu harus ganti oli.

Kenali Ciri-ciri Motor Kamu Harus Ganti Oli

  1. Suara Mesin Transmisi Kasar

Semakin sering motor kamu digunakan, semakin cepat juga dalam hal penurunan performa motor, salah satunya adalah penurunan kualitas oli. Kualitas oli yang menurun menyebabkan suara mesin transmisi menjadi kasar. Kamu bisa mengetahi ketika sedang mengoper gigi atau menyalakan mesin motor. Hal ini disebabkan karena kualitas oli motor yang sudah kurang baik sehingga daya lumasnya terhadap gear pada transmisi terganggu.


  1. Warna Oli Hitam Pekat

Ketika membeli oli yang masih baru, warna oli biasanya masih berwarna kuning, kecoklatan, ataupun biru. Ketika oli motor kamu berwarna hitam akibat sisa pembakaran, ada baiknya kamu segera mengganti oli kamu. Jika tidak segera diganti, oli yang berwarna hitam ini akan menyebabkan mesin motor menjadi aus karena sudah terkontaminasi berbagai zat, bensin, dan gas NOx.


  1. Tekstur Encer

Selain warnanya yang berubah menjadi pekat, oli akan berubah menjadi encer. Cara yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui apakah oli tersebut sudah encer adalah buka tutup untuk mengisi oli di motor lalu masukan stick atau pipet dan keluarkan. Lalu coba raba teksturnya dijari. Apakah teksturnya kasar? Jika iya, artinya oli sudah terkontaminasi dan harus diganti.

 

  1. Volume Oli Mesin Kurang

Biasanya untuk mesin motor dengan kapasitas 150 cc, oli yang dibutuhkan sebanyak 1 L atau 800 ml. tetapi seiring dengan penggunaan motor, maka oli akan semakin berkurang. Hal ini terjadi karena penguapan yang terjadi pada oli ketika kepanasan, oli langsung masuk ke ruang pembakaran melalui celah piston dan adanya kebocoran pada oli. Bagaimana bisa mengetahui apakah oli sudah berkurang atau tidak? Sebenarnya kamu bisa cek pada bagian indikator oli. Indikator akan menginformasikan jika oli motor sudah berkurang.


  1. Suhu Mesin Jadi Lebih Tinggi

Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketika adanya perubahan suhu mesin pada motor. Apabila sebelumnya suhu mesin motor kamu tidak panas dan tiba-tiba setelah beberapa lama pemakaian menjadi panas, maka itu tandanya oli harus diganti. Rasa panas bisa kamu rasakan pada area blok mesin ke arah kaki. Suhu panas ini biasanya terjadi karena kualitas oli yang sudah memburuk sehingga tidak menyebarkan panas secara merata.


Nah, berikut tanda-tanda oli mesin motor kamu sudah harus diganti. Apakah ada salah satu tandanya? Tidak lupa untuk mengganti oli mesin kamu dengan oli berkualitas Idemitsu yang bisa membuat mesin menjadi lebih awet.